blank
baru beberapa pekan saya mulai meraskan sesuatu itu lagi, aku menikmati dan aku menjalani dengan serius. aku berjalan mengikuti alurnya, setelah itu datanglah penghuni lama. seseorang yang pernah mengisi hari hariku, mendekat dan menghancurkan semua. satu kesalahanku adalah memberi nomer hapenya ke orang lama. ocehan cangkem yang lebih tajempun tak terhindarkan, sugesti sugesti negatif mulai tersebarkan. aku menyadari dia yang lama masih menginginkanku, dia masih sangat berharap padaku dan mungkin wajar kalau dia menjelek jelekkanku, aku maklumi kok. hahahasu
sesuasu banget deh, bukan salahku, bukan salahmu dan salahnya. ini takdir tuhan. aku mengikuti alur permainanmu Tuhan!
Cangkem itu lebih Tajem daripada Silet!
9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
ssssssssssssssss
wah, masih lanjutan edii galau ini ya
ReplyDeleteyang jelas cangkeman (banyak bicara) itu tak bagus,... :D
ReplyDeletemulut'mu harimau mu,
ReplyDelete#seng penteng gax ngrasani/ngosip æ mas.
hahaha :D RASAKNO
ReplyDeleteNgeri juga ama yg nama.a Csngkem :p
ReplyDeleteWahh,,,masih ada aja yang lebih tajam ya,
ReplyDeleteyang punya rumah mana ya,..???
ReplyDeleteAku percoyo karo kandamu..,lawong silet iku paling unine yo mung mak Duuuuuuut..ngunu wae tok kq :D
ReplyDeletesetuju gan.....cangke tuh kalo gak dijaga bisa berbahaya
ReplyDelete